Sejarah Universitas Terbuka (UT)

Posted: 16/12/2011 in Profil Universitas Terbuka (UT)

Universitas Terbuka

Sejarah Universitas Terbuka (UT)

Universitas Terbuka (UT) adalah Perguruan Tinggi Negeri ke-45 di Indonesia yang diresmikan pada 4 September 1984, berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 41 Tahun 1984. UT juga merupakan universitas yang terbanyak mahasiswanya, lebih dari 100.000, tersebar luas di seluruh Indonesia. Menurut sebuah lembaga pendidikan jarak jauh di Inggris, UT termasuk satu dari “The Top Ten Mega Universities”. UT menempati urutan ke-3 setelah universitas sejenis di RRC dan Turki.
Untuk Indonesia sendiri UT merupakan terobosan pendidikan yang sangat dibutuhkan, karena kehadirannya telah memungkinkan menampung semua lulusan SMU/SMK, berapa pun usianya, di mana pun tempat tinggalnya. Biayanya pun murah dibanding perguruan tinggi konvensional. UT memang tidak membutuhkan “modal” besar karena perkuliahan bukan tatap muka, jadi tidak membutuhkan ruang kuliah. Materi kuliah dikirimkan lewat pos atau internet. Dan untuk kegiatan ujian, tutorial, atau diskusi kelompok, UT cukup menyewa tempat saja.
UT menerapkan sistem belajar “jarak jauh” dan “terbuka”. Istilah “jarak jauh” berarti pembelajaran bukan dilakukan secara tatap muka, melainkan menggunakan media, baik media cetak (modul) maupun non-cetak (audio/video, komputer/internet, siaran radio dan televisi). Makna “terbuka” adalah tidak ada pembatasan usia, tahun ijazah, masa belajar, waktu registrasi, berapa kali mahasiswa dapat mengikuti ujian, dan sebagainya. Batasan yang ada hanyalah bahwa setiap mahasiswa UT harus sudah menamatkan jenjang pendidikan menengah atas (SMU atau yang sederajat).
Mahasiswa UT diharapkan dapat belajar secara mandiri. Belajar mandiri bukan hanya berarti belajar sendiri. Cara belajar mandiri menghendaki mahasiswa untuk belajar atas prakarsa atau inisiatif sendiri. Dengan demikian, belajar mandiri dapat dilakukan secara sendiri ataupun secara berkelompok, baik dalam kelompok belajar maupun dalam kelompok tutorial. Selain menggunakan bahan ajar yang disediakan di UT, mahasiswa juga dapat mengambil inisiatif untuk memanfaatkan perpustakaan, mengikuti siaran radio, mengikuti tutorial serta menggunakan sumber belajar lain seperti bahan belajar berbantuan komputer dan program audio/video. Apabila mengalami kesulitan belajar, mahasiswa dapat meminta informasi atau meminta bantuan tutor, baik secara tatap muka, melalui telepon, surat elektronik (e-mail), faksimile, ataupun melalui pos.
Seperti halnya pendidikan tinggi lain, UT juga menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS) untuk menetapkan beban studi mahasiswa tiap semester. Satu semester adalah satuan waktu kegiatan belajar selama sekitar 15 minggu.
Beban studi mahasiswa dinyatakan dalam satuan kredit semester (SKS). Untuk mencapai satu SKS, mahasiswa diharapkan mempelajari materi pelajaran selama tiga jam per minggu. Khusus untuk UT, satu SKS disetarakan dengan tiga modul bahan ajar, sedangkan untuk mempelajari satu modul dengan penguasaan 80 persen dibutuhkan waktu sekitar 15 jam per semester.
Dalam penyelenggaraan pendidikan, UT bekerja sama dengan semua perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia. Pada setiap kota yang terdapat perguruan tinggi negeri, tersedia unit layanan UT yang disebut Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ). Perguruan tinggi negeri tersebut berperan sebagai pembina UPBJJ serta membantu dalam penulisan bahan ajar, tutorial, praktikum, dan ujian.
Untuk memberikan layanan pendidikan secara optimal kepada mahasiswa yang tersebar di seluruh penjuru tanah air dan di luar negeri, UT bekerja sama dengan instansi lain seperti PT Pos Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Televisi Republik Indonesia (TVRI), Radio Republik Indonesia (RRI), Radio Siaran Pemerintah Daerah, Radio Siaran Swasta Niaga, Kanwil/Dinas Pendidikan, Atase Pendidikan KBRI, Perpustakaan Nasional RI, dan perpustakaan daerah.
Universitas Terbuka juga bekerja sama dengan instansi-instansi yang ingin meningkatkan kualitas sumber daya karyawannya, baik instansi pemerintah, BUMN, maupun swasta. Mereka dapat mengikuti program yang ada di UT atau memesan program studi baru yang sesuai dengan kebutuhan instansinya. UT selama ini telah mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas guru SD melalui program yang dikenal sebagai Program Penyetaraan D2 Guru SD. Selain itu UT juga telah mendapat kepercayaan untuk meningkatkan kualitas SDM dari TNI, Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Bank BNI (Bank Negara Indonesia), PT Garuda Indonesia, PT Merpati Nusantara, Departemen Pertanian, Setwapres, dan beberapa Instansi lain.
Penyajian bahan ajar UT berupa:
– Bahan Ajar Cetak: Buku Materi Pokok (BMP), Buku Materi Suplemen. Buku Petunjuk Praktek dan Praktikum, serta referensi lainnya.
– Bahan Ajar Non-Cetak: kaset audio, kaset video, siaran radio dan televisi, bahan ajar berbantuan komputer dalam disket atau CD.
– Bahan Ajar Cetak dan Non-Cetak: Audiografis

Mahasiswa dapat memilih jenis tutorial sesuai dengan minat ataupun kemampuannya. Jenis tutorial yang dapat diikuti mahasiswa adalah sebagai berikut:
– Tutorial tatap muka
– Tutorial tertulis melalui surat: Mahasiswa dapat mengirim pertanyaan-pertanyaan mengenai materi perkuliahan kepada ketua program studi masing-masing dengan alamat, nama fakultas, Universitas Terbuka, PO BOX 6666, Jakarta 10001 atau melalui Fax (021) 7490147.
– Tutorial melalui radio, televisi, dan media massa: Mahasiswa dapat mengikuti tutorial lewat radio Programa Nasional RRI gelombang FM 93.2 pukul 08.10 WIB. Tutorial melalui radio ini diadakan 5 kali dalam seminggu. Sedangkan tutorial melalui TVRI dapat disimak mahasiswa pada hari-hari tertentu. Di samping itu, beberapa media massa lokal juga menyajikan tutorial untuk mahasiswa UT. Informasi ini dapat ditanyakan kepada petugas UPBJJ-UT.
– Tutorial lewat Internet

Beberapa mata kuliah yang ditawarkan UT merupakan mata kuliah praktek atau praktikum. Kegiatan praktek atau praktikum dilaksanakan di bawah bimbingan instruktur. Pelaksanaan praktek atau praktikum dapat dilakukan mahasiswa secara individu atau kelompok dengan menggunakan fasilitas kit atau laboratorium yang ada di daerah. UT juga menawarkan mata kuliah pemantapan kemampuan profesional yang dapat dilakukan oleh mahasiswa di bawah bimbingan penyelia/supervisor.
Evaluasi hasil belajar mahasiswa UT dilakukan dalam bentuk Tugas Mandiri, tugas-tugas dari Tutorial Tatap Muka Rancangan Khusus, Ujian Praktek atau Praktikum, Ujian Lisan, Ujian Akhir Semester (UAS), dan Ujian Komprehensif Tertulis (UKT). Untuk program studi tertentu terdapat mata kuliah yang evaluasi hasil belajarnya dilakukan melalui ujian pemantapan kemampuan profesional.

UT memiliki dua kategori program pendidikan yakni program reguler dan program non-reguler. Program reguler adalah program pendidikan yang dapat diikuti oleh masyarakat umum. Sedangkan program non-reguler merupakan program yang diselenggarakan secara khusus. Pada saat ini program studi yang termasuk dalam program non-reguler adalah Program Penyetaraan D2 Pendidikan Guru SD (PGSD) dan Program S1-PGSD. Sedangkan program studi lainnya termasuk dalam program reguler.

Masa studi atau lama belajar di UT bergantung pada kemampuan belajar dan waktu belajar masing-masing mahasiswa. Sebagai contoh, untuk dapat menyelesaikan program S1 Administrasi Negara mahasiswa harus menempuh sejumlah mata kuliah yang telah ditentukan dengan beban studi keseluruhan 144 SKS. Bila setiap masa registrasi mahasiswa mampu menempuh 15 SKS, maka yang bersangkutan dapat menyelesaikan studinya dalam waktu 10 masa registrasi atau sekitar 5 tahun.

Cuti Akademik (Menjadi Mahasiswa Non Aktif) Cuti akademik merupakan salah satu kemudahan yang diberikan kepada mahasiswa yang karena suatu alasan tidak dapat mengikuti perkuliahan. Mahasiswa dapat mengambil cuti akademik selama 4 (empat) masa registrasi berturut-turut tanpa harus melapor ke UT. Sebelum masa cuti akademiknya habis, mahasiswa harus segera melakukan registrasi mata kuliah, agar status kemahasiswaannya tidak hilang.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s