TAP AKUNTANSI

TUGAS AKHIR PROGRAM (TAP) – AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI- Universitas Terbuka

 Visi
Pada tahun 2015, menjadi program studi yang berkualitas unggul dalam menghasilkan produk pendidikan tinggi, serta menyelenggarakan, mengembangkan, dan menyebarluaskan informasi ilmu akuntansi melalui PTTJJ.

Misi

1.   Menyediakan akses pendidikan tinggi bidang ilmu Akuntansi bagi semua lapisan masyarakat.

2.   Mengkaji dan mengembangkan ilmu Akuntansi melalui sistem PTTJJ.

3.   Memanfaatkan dan menyebarluaskan hasil kajian ilmu Akuntansi

Tujuan
Menghasilkan lulusan yang mampu menganalisis informasi keuangan dan masalah-masalahnya dalam entitas bisnis dengan baik

Kompetensi
Lulusan Program Studi Akuntansi S1 diharapkan mampu menganalisis informasi keuangan dan masalah-masalahnya dalam entitas bisnis dengan baik. Lebih khusus diharapkan mampu menganalisis kesesuaian asersi manajemen dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berterima umum, menganalisis masalah-masalah informasi keuangan yang ada dalam lingkungan bisnis secara tepat dan sistematis, menganalisis sistem pengendalian manajemen untuk mencapai tujuan entitas bisnis.

Kompetensi Pendukung

Selain menguasai kompetensi utama, lulusan PS Akuntansi S1 diharapkan mampu menganalisis kinerja organisasi dalam aspek pemasaran, sumber daya manusia, operasi dan keuangan; mampu menerapkan aturan-aturan kemasyarakatan dalam entitas bisnis; mampu menerapkan metode penelitian dan teknik analisis data bisnis; dan
mampu menganalisis perekonomian secara makro dan mikro.

Tugas Akhir Program (TAP) – Program Studi Akuntansi

Tugas Akhir Program (TAP) merupakan salah satu prasyarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan di Universitas Terbuka. Untuk memperoleh gelar sarjana, maka nilai kelulusan TAP adalah minimal C, sehingga mahasiswa disarankan untuk lebih  banyak  membaca dan belajar terutama mengenai teori-teori yang relevan dengan program studi yang diambilnya.

Tugas Akhir Program (TAP) pada dasarnya ditujukan sebagai alat pengendali kualitas lulusan S1 Universitas Terbuka (UT). Sebagaimana kita ketahui, sebagian besar tes yang digunakan oleh UT berbentuk tes obyektif (pilihan berganda). Bentuk tes obyektif (pilihan berganda) ini, menurut sebagian kalangan masih diragukan kehandalannya dalam rangka untuk menilai kualitas akademik seorang lulusan Universitas. Oleh karena itu untuk menjawab keragu-raguan sebagian kalangan tersebut UT memberi ujian yang berbentuk uraian (essay) kepada setiap mahasiswa program S1 yang akan mengakhiri masa studinya. Ujian uraian tersebut terdiri dari beberapa matakuliah inti keahlian dari program studi yang bersangkutan yang disebut dengan Tugas Akhir Program (TAP).

Beberapa kesalahan-kesalahan yang penyebabnya banyak mahasiswa tidak lulus ujian TAP antara lain :

1.             Mahasiswa Kurang Mempersaipkan Diri dengan Baik

Berdasarkan pengalaman lalu, tidak sedikit mahasiswa yang tidak membaca modul. Bahkan, menjelang ujian pun, masih banyak mahasiswa yang belum baca modul. Akibatnya, ketika ujian TAP berlangsung, mahasiswa sibuk membuka-buka modul untuk mencari sumber jawaban. Hal ini dapat dihindari jika mahasiswa mempersiapkan diri dengan baik. Jika anda sudah membaca modul beberapa kali sebelum ujian, maka begitu membaca pertanyaan TAP, Anda pasti akan segera langsung mengetahui dimana letak jawaban tersebut. Dengan kata lain, Anda dapat mengetahui secara lasngsung pada Kegiatan Belajar berapa dan pada modul mana informasi yang relevan dengan jawaban pertanyaan tersebut. Dengan demikian, Anda hanya akan membutuhkan waktu yang sedikit untuk menjawab pertanyaan tersebut.

2.             Mahasiswa Tidak Mempunyai Modul

Tidak jarang, mahasiswa peserta TAP tidak mempunyai modul-modul bahan pendukung TAP secara komplit. Akhirnya jawaban mahasiswa tidak berdasarkan referensi yang ada pada modul. Konsekwensinya, jawaban mahasiswa “ngawur” sehingga nilainya kecil alias alias tidak lulus.

3.             Jawaban Mahasiswa Tidak Berdasarkan pada Teori dalam Modul

Berdasarkan berbagai pengalaman sebelumnya, kami banyak menemui mahasiswa yang merasa mampu menjawab pertanyaan, namun sebenarnya salah. Banyak para mahasiswa yang “mengarang” jawaban sendiri dan berdasarkan logika mereka sendiri. Seharusnya, jika Saudara ingin mendapatkan nilai yang bagus, jawaban Saudara harus berdasarkan pada teori-teori yang terdapat pada modul.

4.             Mahasiswa Tidak Memahami Pertanyaan pada Soal

Tidak jarang jawaban para mahasiswa “melenceng” dari pertanyaan. Untuk menghidari hal ini, bacalah pertanyaan dengan teliti.

Demikianlah beberapa kesalahan yang menyebabkan para mahasiswa tidak lulus TAP. Satu lagi hal yang penting di ingat, hindari jawaban yang bertele-tele. Selain itu, ikutilah tutorial elektronik TAP ini dengan baik, karena keaktifan Saudara akan memeberikan kontribusi nilai sebesar 15%.

Acuan Tugas Akhir Program (TAP)

Soal Kompetensi Umum Kompetensi Khusus Indikator Mata Kuliah
1. Mahasiswa diharapkan mampu melakukan praktek pemeriksaan laporan keuangan perusahaan dengan baik. Mahasiswa mampu menyusun:1.      Menyusun kertas kerja pemeriksaan

2.      Menyusun jurnal koreksi

3.      Menyusun laporan keuangan auditan

4.      Membuat laporan opini berdasarkan standar yang berlaku umum

Kertas kerja pemeriksaan1.     Jurnal koreksi

2.     Laporan Keuangan Auditan

3.     Laporan opini

Auditing I (EKSI 4308) Auditing II (EKSI 4310) Lab Auditing (EKSI4414)

sumber : http://www.ut.ac.id – file jtriwiyanto

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s